Nabi Muhammad Diutus Untuk Membina Seluruh Umat Manusia

Nabi Muhammad Diutus Untuk Membina Seluruh Umat Manusia

Nabi Muhammad SAW adalah putra dari Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah, dan Ibunya bernama Aminah binti Wahab bin Abdimanaf bin Zuhrah bin Kilab. Jadi, nasab orangtuanya bertemu pada kakeknya yang bernama Kilab. 

Nabi Muhammad SAW lahir di kota Makkah tepat pada tanggal 12 Rabiul Awal yang mana pada saat kelahirannya tersebut terjadi tragedi penyerangan yang dilakukan oleh Abrahah dan pasukannya beserta gajah-gajah  untuk menghancurkan Ka’bah. Peristiwa tersebut termaktub dalam QS. Al-Fiil. 

Di masa kecilnya, Nabi Muhammad SAW menjadi yatim piatu setelah kepergian ayahnya, lalu disusul oleh ibunya. Sehingga, yang menyusui Nabi Muhammad setelah wafatnya kedua orangtuanya digantikan oleh Halimah binti Abi Dzuaib al-Sa’diyyah.

Ketika genap berumur 40 tahu, Nabi Muhammad menerima Wahyu. Nabi Muhammad diutus oleh Allah SWT sebagai Nabi terakhir dengan membawa rahmat untuk seluruh alam. Tidak hanya untuk manusia, namun untuk seluruh Makhluk Allah SWT yang ada di muka bumi ini. 

Syariat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya berlaku bagi orang Arab saja, namun untuk seluruh umat manusia. Beda halnya dengan Nabi-Nabi sebelumnya yang syariatnya hanya berlaku pada waktu dan umat tertentu. 

Selain itu, ajaran yang sebarkan yakni Ajaran Agama Islam juga merupakan rahmat bagi seluruh alam, dengan adanya kepeduliaan kepada agama, maka akan timbul rasa dan jiwa untuk menjaga linkungan hidup, tidak boleh merusak dan mengganggu semua makhluk Allah di bumi ini. Lebih baik menjaga kerukunan daripada menimbulkan pertikaian.

Salah satu bentuk Rahmat Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad saw adalah, karena ditangguhkannya siksaan bagi orang-orang yang melanggar aturan Allah SWT, hingga nanti di akhirat yakni di Neraka ataupun di Surga. Beda halnya dengan yang dialami umat Nabi-Nabi sebelumnya, yang langsung menerima adzab di dunia atas pelanggaran yang mereka lakukan. Seperti yang diterima kaum dari Nabi Luth AS, Nabi Nuh As, dan lain sebagainya.

Nabi Muhammad SAW merupakan Nabi terakhir yang wajib diketahui dan yang paling utama, dari 25 Nabi dan Rasul, ada 5 Nabi utama yang wajib diingat. Karena mereka telah mendapatkan gelar ULUL AZMI, atau biasa disingkat dengan sebutan NIMIN. Kelima Nabi tersebut di antaranya adalah Nabi Muhammad SAW, Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS, Nabi Isa AS, serta yang terakhir yakni Nabi NUH AS.

Sehingga, kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW, patutulah banyak-banyak bersyukur, karena masih diberi waktu untuk berbuat baik dalam mempertanggungjawabkan perbuatan yang baik atau buruk yang pernah dilakukan selama di dunia ini. Karena, Allah akan menurunkan adzabnya nanti setelah datangnya kematian, hingga sampai di akhirat nanti.

Selain itu, sebagai umat islam, umat Akhir zaman dari Nabi terakhir, yakni Nabi Muhammad SAW patutlah bersyukur karena hidup dan menjadi umat beliau. Karena kedatangannya diutus sebagai Rasul Allah. Rasul untuk seluruh umat. Seluruh Umat Manusia, untuk Seluruh Makhluk yang ada di jagad raya ini. 

Kedatangnya merupakan sebuah keistimewaan bagi umatnya, yang membawa dari jalan yang penuh keingkaran menuju jalan yang terang benderang berupa kebaikan, yang tak lain adalah Ajaran Agama Islam itu sendiri. Kedatangnya merupakan sebuah penyempurna Agama Islam yang diajarkan oleh Nabi-Nabi sebelumnya.

Itulah sedikit dari Kisah Nabi Muhammad SAW yang diutus Allah kepada Seluruh Umat Manusia, semoga bermanfaat. 
Wallahu'alam Bissowab


Referensi: Buku Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah
[Source: kkaswaja]